BSWlBUr8TSY0Tfd8GpW0GSzlTd==

Pemagaran Jalan Hambat Aktivitas Galian C di Serang, Situasi Sempat Memanas

 

SERANG, BANTEN – Keributan sempat terjadi di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut dipicu pemagaran jalan menuju lokasi Galian C milik PT AUM yang diduga menghambat aktivitas kendaraan operasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemagaran dilakukan dengan membentangkan bambu di badan jalan yang berada tak jauh dari area penambangan. Aksi tersebut menyebabkan akses keluar-masuk kendaraan terganggu dan memicu ketegangan di lokasi.

Situasi semakin memanas setelah salah satu oknum yang mengatasnamakan warga diduga melontarkan ancaman kekerasan. Menyikapi hal tersebut, pihak keamanan PT AUM mendatangi lokasi untuk membuka kembali akses jalan.

Petugas keamanan PT AUM, Arta dan Apuy, menyebutkan bahwa pemagaran dilakukan oleh sekelompok orang yang sebagian besar bukan merupakan warga Desa Pagintungan. Keduanya mengaku membawa senjata tajam sebagai langkah berjaga diri karena situasi dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.

Keributan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas penggarapan lahan seluas sekitar satu hektare menggunakan metode cut and fill yang rencananya akan dimanfaatkan untuk kegiatan penambangan pasir. Sejumlah warga menilai aktivitas tersebut menimbulkan kegaduhan lantaran status lahan masih dalam sengketa serta belum memperoleh persetujuan dari masyarakat sekitar.

Warga meminta agar kegiatan penggarapan lahan dihentikan sementara hingga proses penyelesaian sengketa diselesaikan melalui jalur hukum. Pemagaran jalan, menurut warga, hanya bersifat sementara sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas tersebut.

Ketegangan di lokasi sempat berujung pada bentrokan fisik antarpihak. Namun, situasi berhasil diredam setelah sesepuh dari desa Pudar Kecamatan Pamarayan, Abah Mansur, bersama sejumlah warga lainnya turun tangan melerai. Akses jalan akhirnya kembali dibuka dan kondisi berangsur kondusif.

Sementara itu, pihak PT AUM menyatakan kesediaannya untuk menyediakan akses jalan alternatif bagi pihak lain. Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi keterangan dari seluruh pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.