Jelang HUT ke-81 TNI, Babinsa Natar Rajut Keakraban Lewat Secangkir Kopi
Lampung Selatan — Secangkir kopi menjadi pembuka obrolan hangat antara prajurit TNI dan tokoh masyarakat di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan, komunikasi serta silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat terus dirawat menjelang peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026.
Empat Babinsa Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lampung Selatan menyambangi kediaman tokoh masyarakat Kecamatan Natar, Bara Suwardi, S.H., di Jalan Lintas Sumatera, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Jumat (25/9/2026).
Keempat prajurit kewilayahan tersebut yakni Sertu Heri Indarto, Sertu Zainal Abidin, Sertu Tri Widodo, dan Koptu Sugito.
Pertemuan berlangsung santai. Para Babinsa bersama Bara Suwardi duduk bersama sambil menikmati kopi, berbincang dan sesekali diselingi senda gurau. Suasana tersebut menciptakan komunikasi yang cair tanpa sekat antara prajurit kewilayahan dan tokoh masyarakat.
Bagi Babinsa, kedekatan dengan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal. Berbincang secara langsung, mendengar masukan tokoh masyarakat, serta mengetahui perkembangan situasi di wilayah menjadi bagian dari komunikasi sosial dan pembinaan kewilayahan yang dilakukan secara berkesinambungan.
Danramil 421-06/Natar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo mengatakan, silaturahmi merupakan salah satu cara untuk memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, Babinsa sebagai prajurit kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus mampu menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah binaannya.
“Babinsa adalah prajurit kewilayahan yang setiap hari berada dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi harus terus dijaga dan dibangun dalam suasana yang baik,” ujar Kapten Inf Rudi Teguh Prasetyo.
Ia menjelaskan, komunikasi yang terjalin dengan baik akan memudahkan Babinsa mengetahui berbagai perkembangan di wilayah sekaligus membangun kebersamaan dengan masyarakat.
Karena itu, menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat perlu dilakukan melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif.
“Tidak harus selalu dalam forum resmi. Duduk bersama, ngopi dan berbincang seperti ini juga menjadi bagian dari komunikasi sosial. Yang terpenting adalah hubungan tetap terjaga dan masyarakat merasa dekat dengan Babinsanya,” katanya.
Kapten Rudi menambahkan, momentum HUT ke-81 TNI menjadi kesempatan bagi jajaran Koramil 421-06/Natar untuk semakin mempererat hubungan dengan masyarakat.
Ia berharap kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipelihara melalui komunikasi serta silaturahmi secara rutin.
“Kami berharap kebersamaan dan sinergi yang selama ini sudah terjalin dapat terus dipelihara. TNI hadir untuk masyarakat dan Babinsa harus mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah binaannya,” ungkapnya.
Tokoh Masyarakat Sambut Baik Silaturahmi Babinsa
Sementara itu, Bara Suwardi, S.H. menyambut baik kedatangan para Babinsa Koramil 421-06/Natar. Menurutnya, silaturahmi secara langsung penting untuk menjaga hubungan baik sekaligus membuka ruang komunikasi antara tokoh masyarakat dan prajurit kewilayahan.
Ia menilai, pertemuan dalam suasana santai justru membuat komunikasi terasa lebih dekat dan terbuka. Suasana tanpa sekat membuat berbagai pembicaraan dapat berlangsung secara cair dan nyaman.
“Silaturahmi seperti ini sangat baik. Kita bisa duduk bersama, ngopi, berbincang dan saling bertukar informasi. Suasananya juga sangat akrab,” kata Bara.
Menurutnya, kedekatan Babinsa dengan masyarakat menjadi hal penting karena prajurit kewilayahan berada dekat dengan kehidupan warga sehari-hari.
Kehadiran Babinsa yang mudah berkomunikasi, lanjutnya, juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi maupun kondisi yang berkembang di lingkungan.
“Babinsa memang harus dekat dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai informasi dari lingkungan bisa disampaikan dan dikoordinasikan dengan lebih mudah,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berlangsung sederhana, namun menjadi gambaran bagaimana hubungan antara TNI dan masyarakat dapat terus dirawat melalui komunikasi yang humanis.
Di tengah obrolan dan senda gurau, tidak tampak jarak antara prajurit dan tokoh masyarakat. Secangkir kopi menjadi media sederhana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga komunikasi di wilayah Kecamatan Natar.
Menjelang HUT ke-81 TNI, kebersamaan tersebut menjadi bagian dari semangat untuk terus memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.
Dari secangkir kopi, silaturahmi terjaga. Dari komunikasi yang sederhana, kebersamaan TNI dan rakyat terus dirawat.(Red)
.jpg)
Posting Komentar