PENGAWASAN SPBU 24.332.146 KAYU ARANG DIPERTANYAKAN, WARGA KELUHKAN ANTREAN DAN AKTIVITAS PENGERIT
kominfo.co.id-BANGKA — Pengawasan pelayanan di SPBU 24.332.146 yang berada di Dusun Kayu Arang, Desa Cit, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, kembali menjadi sorotan warga.
Sorotan tersebut berkaitan dengan kondisi antrean kendaraan serta aktivitas sejumlah kendaraan yang disebut warga diduga melakukan pengisian BBM secara berulang.
Warga mengaku kepadatan kendaraan sudah terlihat sejak pagi. Aktivitas kendaraan yang keluar-masuk SPBU disebut turut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi kurang lancar.
“Pagi-pagi sudah ramai. Kendaraan antre dan ada yang bolak-balik mengisi, jadi kami yang lewat juga ikut terganggu,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.
Selain persoalan antrean, warga juga mempertanyakan aktivitas di area pengisian BBM. Berdasarkan informasi yang disampaikan warga, terdapat seorang perempuan yang disebut bukan petugas SPBU namun terlihat berada di area nozel dan diduga ikut melakukan pengisian BBM.
“Kalau memang bukan petugas, kami mempertanyakan apakah konsumen diperbolehkan mengoperasikan nozel sendiri,” kata warga tersebut.
Warga juga menyoroti kendaraan yang disebut sebagai pengerit. Kendaraan tersebut dikatakan beberapa kali keluar-masuk SPBU untuk melakukan pengisian BBM.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan terhadap konsumen yang melakukan pengisian secara berulang, khususnya ketika antrean masyarakat sedang padat.
“Kami yang mau mengisi untuk kebutuhan perjalanan harus menunggu. Kalau ada yang bolak-balik mengisi, antreannya semakin panjang,” ungkapnya.
Namun demikian, status perempuan yang disebut bukan petugas SPBU serta mekanisme pengisian kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang masih memerlukan klarifikasi dari pihak pengelola.
Pengelola SPBU 24.332.146 diharapkan memberikan penjelasan mengenai standar operasional pengisian BBM, kewenangan pengoperasian nozel, serta mekanisme pengawasan terhadap kendaraan yang melakukan pengisian berulang.
Pihak Pertamina juga diharapkan dapat memberikan klarifikasi apabila diperlukan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai prosedur pelayanan dan pengawasan di SPBU tersebut.
Hingga berita ini disusun, sorotan warga tersebut masih berupa keluhan dan informasi lapangan yang perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
Sumber akun tiktok news digital Babel Erwin Gutawa
Posting Komentar